Rabu, 06 Mei 2026

Praktikum Mikrotik 2 Kelompok 8

Anggota Kelompok 8

    524. Mafaza Alfiandra Saputra
    528. Muhammad Hafiedz Labib Zulhilmi

Persiapan Perangkat

  1. Pasang power ke MikroTik hingga perangkat menyala normal.
  2. Hubungkan kabel LAN dari ISP ke port Ether1.
  3. Hubungkan kabel LAN dari laptop / server ke port Ether2.

Login ke MikroTik

  1. Download aplikasi Winbox dari website resmi MikroTik.
  2. Buka file winbox.exe.
  3. Pada menu Neighbors, pilih MAC Address router lalu klik Connect.
Login Default
Username : admin
Password : kosong

Konfigurasi Interface

  1. Masuk menu Interfaces, lalu ubah nama port:
Ether1 menjadi ISP FAZA


Ether2 menjadi SERVER LABIB


Konfigurasi Internet

  1. Masuk menu:
IP → DHCP Client

Klik Add (+), pilih interface ISP FAZA, lalu klik Apply dan OK.

Router akan mendapatkan IP otomatis dari ISP.



Konfigurasi Jaringan Lokal

  1. Masuk menu:
IP → Addresses

Klik Add (+), lalu isi:

Address : 192.168.24.1/24
Interface : SERVER LABIB
Network : 192.168.24.0


Konfigurasi DHCP Server

  1. Masuk menu:
IP → Pool

Buat range IP:

192.168.24.2 - 192.168.24.45


  1. Masuk menu:
IP → DHCP Server → DHCP Setup

Pilih interface SERVER LABIB, lalu lanjutkan setup sampai selesai.

Konfigurasi NAT

  1. Masuk menu:
IP → Firewall → NAT

Klik Add (+), lalu isi:

Chain : srcnat
Out Interface : ISP FAZA
Action : masquerade

Hasil Praktikum

MikroTik berhasil menerima koneksi internet dari ISP melalui interface ISP FAZA.

Interface SERVER LABIB berhasil digunakan sebagai jaringan lokal dengan IP 192.168.24.1/24.

DHCP Server berhasil membagikan IP otomatis kepada client dan NAT Masquerade memungkinkan seluruh client mengakses internet.

Praktikum Mikrotik 1 Individu

Tujuan Praktikum

  • Memahami cara instalasi dan penggunaan aplikasi Winbox sebagai tools konfigurasi MikroTik.
  • Mengetahui fungsi dan pengelolaan interface pada router MikroTik.
  • Mampu melakukan konfigurasi IP Address pada jaringan lokal.
  • Memahami cara kerja DHCP Client dalam menerima IP Address dari ISP.
  • Mampu membuat dan mengkonfigurasi DHCP Server untuk membagikan IP otomatis ke client.
  • Mengetahui tanda keberhasilan konfigurasi melalui terbentuknya IP Pool.

Alat dan Bahan

  • Laptop / PC sebagai perangkat konfigurasi
  • Router MikroTik
  • Kabel LAN (UTP)
  • Koneksi ISP (Internet Service Provider)
  • Aplikasi Winbox

Langkah Kerja Praktikum

1. Mengunduh Aplikasi Winbox

Mengunduh Winbox dari website resmi MikroTik. File berbentuk winbox.exe dan dapat langsung dijalankan.

2. Mengekstrak File Winbox

Melakukan ekstraksi jika file masih dalam format ZIP atau RAR.

3. Menjalankan Aplikasi Winbox

Membuka winbox.exe hingga muncul tampilan utama aplikasi.

4. Menghubungkan Perangkat

Ether1 → ISP / Modem

Ether2 → Laptop / PC

Memilih perangkat dari menu Neighbors lalu melakukan koneksi.

5. Login ke Router MikroTik

Username: admin
Password: kosong

6. Mengganti Nama Interface Ether1

Ether1 diubah menjadi: ISP

7. Mengganti Nama Interface Ether2

Ether2 diubah menjadi: Server



8. DHCP Client

IP → DHCP Client digunakan untuk mendapatkan IP otomatis dari ISP.

9. Menambahkan DHCP Client

Menambahkan interface ISP dan mengaktifkan DHCP Client.



10. Memastikan IP dari ISP

IP Address dari ISP akan muncul pada interface ISP.

11. Menambahkan IP Address Lokal

Contoh: 192.168.(absen).1/24

Network: 192.168.(absen).0



12. Memastikan IP Lokal

Interface Server akan memiliki IP Address yang telah dibuat.

13. DHCP Server

IP → DHCP Server untuk membagikan IP otomatis ke client.

14. Menambahkan DHCP Server

Membuat DHCP Server baru lalu Apply dan OK.

15. DHCP Setup

Menjalankan DHCP Setup pada interface Server.

16. Menyelesaikan DHCP Setup

Melanjutkan hingga selesai untuk konfigurasi otomatis.

17. Mengecek DHCP Server

DHCP Server akan aktif dengan nama dhcp1.



18. Melihat IP Pool

IP Pool menunjukkan rentang IP yang akan dibagikan ke client.



Hasil Praktikum

Router berhasil menerima IP dari ISP melalui DHCP Client dan membagikan IP ke jaringan lokal melalui DHCP Server.

IP Pool terbentuk dan DHCP Server aktif.

Router siap digunakan untuk akses internet dan jaringan lokal.

Kesimpulan

Konfigurasi dasar MikroTik menggunakan Winbox berhasil dilakukan, meliputi interface, IP Address, DHCP Client, dan DHCP Server.

Router dapat terhubung ke internet dan membagikan IP secara otomatis ke client.

Praktikum Mikrotik 2 Kelompok 8

Anggota Kelompok 8 524. Mafaza Alfiandra Saputra 528. Muhammad Hafiedz Labib Zulhilmi Persia...